Selamat Datang di Website Resmi Dr. H. Achmad Baidowi, S.Sos., M.Si Sekretaris Fraksi PPP DPR RI Wakil Ketua Baleg DPR RI Ketua PP GMPI |

Ikuti Media Sosial:

Achmad Baidowi Tegaskan Muktamar PPP Tetap Digelar sesuai Jadwal pada 2025

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Achmad Baidowi atau Awiek menegaskan, Muktamar PPP untuk memilih ketua umum baru dipastikan akan digelar pada 2025.

 

Hal tersebut sesuai ketentuan pada anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART). “Masih sesuai jadwal, sesuai AD/ART 5 tahun sekali yakni di 2025,” kata Awiek di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (1/7/2024).

 

Awiek mengaku tak masalah jika ada desakan untuk memajukan jadwal Muktamar PPP.

 

Menurutnya, itu adalah bagian dari dinamika demokrasi di internal PPP.

 

“Jadi, kalau memang ada usulan perubahan waktu muktamar sesuai AD/ART PPP pasal 60 itu memang disebutkan bahwa ranahnya di mukernas. Sampai sekarang belum ada mukernas,” ujar Awiek.

 

Awiek lantas menyarankan pihak-pihak yang ingin mempercepat waktu pelaksanaan Muktamar PPP mengajukan usul tersebut lewat forum resmi.

 

“Kalau di DPC, ada rapimcab atau mukercab, di DPW itu ada mukerwil baru diusulkan nanti di mukernas, itu mekanisme yang tersedia dalam AD/ART,” kata dia.

Baca Juga:  Ketua DPP: Jokowi direncanakan hadiri puncak Harlah Ke-50 PPP

 

Mardiono: Saya Bukan Pelaku

 

Sebelumnya, potongan video pidato Pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum DPP PPP Muhamad Mardiono viral di sejumlah media sosial.

 

Dalam video berdurasi kurang lebih satu menit tersebut Plt Ketum PPPmempertanyakan di mana letak kegagalannya dalam pemilu 2024.

 

Juru bicara Plt Ketum PPP Mardiono, Imam Priyono membenarkan bahwa cuplikan video tersebut adalah potongan video dalam pidato pembukaan Rapimnas IX yang digelar di hotel Le Semar Karawaci Tangerang, Banten, pada Kamis (6/6/2024) lalu.

 

“Benar, pidato tersebut adalah pidato pembukaan Rapimnas dalam konteks arahan tertutup Plt Ketua Umum DPP PPPkepada seluruh peserta Rapimnas IX yakni Pengurus Harian DPP PPP dan Pimpinan 38 DPW se-Indonesia,” kata Imam kepada wartawan Rabu (12/6/2024).

 

Lebih lanjut, Imam menyayangkan video arahan tertutup tersebut dipotong dengan tidak bertanggung jawab dan menghilangkan konteks keseluruhan sambutan dari Mardiono.

 

Dan lebih disayangkan lagi karena diedarkan di media sosial dan media massa sehingga berpotensi memperkeruh suasana dan mengganggu citra partai.

Baca Juga:  PPP Usung Kader Partai di Pilkada Pamekasan 2018

 

Dia menyesalkan ada pihak-pihak yang tidak mengikuti kesepakatan dan hasil putusan Rapimnas IX DPP PPP yang semangatnya kontemplatif dan konsolidatif khususnya dalam menghadapi Pilkada 2024 yang juga di depan mata.

 

“Kami justru menyayangkan masih ada pihak-pihak keluarga besar PPP baik dari oknum GPK maupun pengurus DPC yang belakangan muncul di media memberikan pernyataan provokatif jauh dari semangat persatuan,” ujarnya.

 

Imam menilai, pihak -pihak yang terlibat dalam penyebaran potongan video dalam arahan tertutup Plt Ketum PPP diminta untuk bertabayyun dan tidak melakukan aksi-aksi non-konsolidatif yang justru dapat merusak citra partai dari dalam, dan memicu perpecahan.

 

Sebab, lanjut Imam, konteks pidato utuh dari Plt Ketum PPP dalam arahan tertutup ialah berkontemplasi bersama dan tidak saling menyalahkan.

 

“Di pidato penutupan Rapimnas dengan penuh kerendahan hati Pak Mardiono justru meminta maaf atas nama pribadi dan sebagai Ketua Umum bahwa hasil pileg 2024 belum sesuai ekspektasi, Pak Marmengajak semua bersatu untuk menang besar di Pilkada dan meraih kejayaan di Pileg 2029,” pungkasnya.

Baca Juga:  PPP Optimistis Sandi Jadi Cawapres Usai LSI Rilis Survei Terbaru

 

Adapun dalam potongan video yang diunggah di akun YouTube Adrian Harahap, Mardiono terlihat mengenakan peci hitam dan jas hijau resmi partai. Dia berpidato di atas mimbar dengan logo PPP.

 

Berikut potongan pernyataan Mardiono dalam video itu.

 

“Loh, saya bukan pelaku kok? Yang pelaku Bapak-Ibu sekalian.

 

Yang berhasil kita semua, yang gagal kita semua.

 

Saya nggak nyalon DPR RI, saya nggak nyalon DPRD, saya nggak nyalon Bupati.

 

Jadi, kalau dibilang Mardiono gagal, yang mana yang gagal?”

 

SUMBER: https://www.tribunnews.com/nasional/2024/07/01/achmad-baidowi-tegaskan-muktamar-ppp-tetap-digelar-sesuai-jadwal-pada-2025?page=all

Berita Terbaru

Terpopuler

© 2016 - 2023 | achbaidowi.com