Selamat Datang di Website Resmi Dr. H. Achmad Baidowi, S.Sos., M.Si Sekretaris Fraksi PPP DPR RI Wakil Ketua Baleg DPR RI Ketua PP GMPI |

Ikuti Media Sosial:

DPP PPP Bakal Ajukan Gugatan Ke MK, Hasil Suara di Pileg Tak Memenuhi Parliamentary Threshold

SUARA TERNATE – Kini partai politik pada Pemilu 2024 yang tidak lolos ambang batas parlemen sebanyak 10 parpol atau parliamentary threshold (PT) sebesar empat persen salah satunya PPP.

 

Hal tersebut disampaikan Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari saat membacakan hasil perolehan suara nasional Pileg 2024 dalam rapat pleno terbuka di gedung KPU RI, Rabu, 20 Maret 2024.

 

Hasil Pileg 2024 tersebut merupakan rekapitulasi hasil perolehan suara secara berjenjang dari tingkat kabupaten/kota, provinsi hingga nasional dari 38 provinsi dan 128 pemilihan luar negeri yang dilaksanakan sejak 15 Februari hingga 20 Maret 2024.

 

Sementara, di antara 10 partai yang tidak lolos ambang batas parlemen ada Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Adapun, partai yang dibentuk pada 5 Januari 1973 atau 51 tahun lalu ini hanya memperoleh 5.878.777 suara sah nasional atau hanya 3,87 persen dari total 151.796.631 suara sah nasional dalam pileg.

 

Untuk itu, Ketua DPP PPP Achmad Baidowi menyampaikan DPP PPP berencana mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) setelah hasil suara di Pileg 2024 tak memenuhi parliamentary threshold.

Baca Juga:  Kilang Dumai Kebakaran, PPP Minta Dirut-Komut Pertamina Tanggung Jawab

 

Lebih lanjut, Baidowi menuturkan, PPP punya waktu tiga hari untuk melengkapi berkas gugatan ke MK. Dalam hal ini, menurut dia, terdapat sejumlah suara partainya yang hilang. Karena, hasil penghitungan internal PPP berhasil mendapatkan suara sebesar 4,04 persen dari suara sah nasional.

 

“Ada selisih 100-150 ribu suara rekapitulasi itu tidak jauh berbeda dengan yang diumumkan oleh KPU. Dan kami ingin bisa membuktikan itu semua, di mana pergeseran suara-suara itu,” kata Baidowi di gedung KPU RI, Rabu, 20 Maret 2024.

 

Tak hanya PPP, ada Partai Solidaritas Indonesia (PSI) juga yang tidak lolos ambang batas parlemen. PSI adalah partai yang dipimpin Kaesang Pangarep, putra bungsu Presiden Jokowi itu gagal membawa caleg terbaiknya duduk di kursi DPR RI.

 

Sama dengan PPP, PSI tidak lolos parliamentary threshold empat persen pada Pileg DPR RI 2024. Pada pengumuman hasil perolehan suara nasional di Pileg 2024, PSI mendapat 4.260.169 suara, atau hanya 2,80 persen dari total 151.796.631 suara sah nasional dalam Pileg 2024.

Baca Juga:  PPP Optimistis Lolos, Raihan Suara di Real Count Kembali Empat Persen

 

Berikut ini termasuk hasil perolehan suara yang tidak lolos ambang batas parlemen 4 persen di Pemilu 2024:

  1. PPP (17) : 5.878.777 suara (3,87 persen)
  2. PSI (15) : 4.260.169 suara (2,80 persen)
  3. Partai Perindo (16) : 1.955.154 suara (1,28 persen)
  4. Partai Gelora (7) : 1.281.991 suara (0,84 persen)
  5. Partai Hanura (10) : 1.094.588 suara (0,72 persen)
  6. Partai Buruh (6) : 972.910 suara (0,64 persen)
  7. Partai Ummat (18) : 642.545 suara (0,42 persen)
  8. PBB (13) : 484.486 suara (0,31 persen)
  9. Partai Garuda (11) : 406.883 suara (0,26 persen)
  10. PKN (9) : 326.800 suara (0,21 persen)

 

SUMBER: https://ternate.pikiran-rakyat.com/nasional/pr-2067869504/dpp-ppp-bakal-ajukan-gugatan-ke-mk-hasil-suara-di-pileg-tak-memenuhi-parliamentary-threshold?page=all

Berita Terbaru

Terpopuler

© 2016 - 2023 | achbaidowi.com