Politikus PPP: Keterwakilan DPR 570 Kursi Masih Wajar

Anggota Panitia Khusus Rancangan Undang Undang Pemilihan Umum, Ahmad Baidowi, mengatakan, jumlah penduduk Indonesia yang bertambah mengharuskan jumlah kursi Dewan Perwakilan Rakyat meningkat.

Dia menilai, penambahan kursi DPR menjadi 570 kursi masih wajar. “Hasil simulasi teknis pakar pemilu menyebutkan bahwa angka proporsional keterwakilan DPR di Indonesia yakni 570-580 kursi,” ujar Baidowi kepada VIVA.co.id, di Senayan, Jakarta, Rabu, 25 Januari 2017.

Menurut dia, pada prinsipnya jumlah kursi per daerah pemilihan tidak boleh berkurang. “Adanya dapil (daerah pemilihan) baru yakni Kalimantan Utara tidak lantas mengurangi alokasi kursi yang ada,” kata Baidowi.

Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini menjelaskan, untuk dapil Kaltara harus dialokasikan penambahan anggota DPR dengan jumlah minimal kursi per dapil sesuai ketentuan.

Sementara itu, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Hanura, Dadang Rusdiana, menilai, penambahan kursi DPR hanya menambah anggaran. Apalagi, pemerintah tengah fokus melakukan perampingan organisasi.

“Ya, tentunya ini akan membebani anggaran. Kalau pemerintah sedang melakukan reformasi birokrasi dengan melakukan perampingan organisasi, masak DPR nambah, kan tidak bagus,” kata Dadang. (art)

Sumber : http://politik.news.viva.co.id/news/read/874826-politikus-ppp-keterwakilan-dpr-570-kursi-masih-wajar

PPP Optimistis Tembus 3 Besar Pemilu 2019

Beritasatu.com | Bangkalan – Wakil Sekretaris Jenderal DPP PPP, Achmad Baidowi meyakini bahwa partainya mencapai target tiga besar pemenang Pemilu 2019, sehingga dirinya meminta para kader di daerah untuk bekerja keras memenuhi target tersebut.

“Kader PPP harus meyakini target tiga besar akan tercapai dengan kerja keras dari semua elemen partai. PPP tetap percaya diri untuk mengusung kader terbaiknya dalam pemilihan kepala daerah,” kata Achmad melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (1/10).

Hal itu dikatakannya saat membuka musyawarah cabang (Muscab) ke VIII Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Bangkalan, Madura.

Dia mengatakan, untuk mencapai target, dirinya meminta supaya mempertahankan basis pemilih tradisional. Dia meminta suara PPP di Bangkalan minimal dua ratus ribu dan meminta kader PPP merebut kembali perolehan suara pada tahun 1999 dan 2004.

“Bagaimana kita menyeragamkan gerak di seluruh Indonesia, jangan sampai ada perselingkuhan politik, kalau Itu terjadi akan menghancurkan suara partai,” ujarnya.

Menurut dia, dalam setiap hajatan politik, kader PPP harus menyeragamkan langkah mulai dari tingkat pusat, daerah hingga ranting partai.

Dia mengingatkan, suara PPP akan rusak jika kader PPP tidak kompak.

Selain itu terkait Muscab PPP Bangkalan, dirinya meminta seluruh kader PPP di Bangkalan mengedepankan musyawarah saat pemilihan ketua dan sekretaris cabang partai.

“Kader PPP harus bersatu dibawah kepemimpinan M Romahurmuziy. Dengan mengharap ridho Allah SWT, saya menyatakan muscab ke VIII secara sah buka dan bisa dilanjutkan,” katanya.

Muscab ke VIII itu dihadiri juga Ketua DPW PPP Jawa Timur Musyafa Nur, Sekretaris DPW PPP Jatim Norman Zain Nahdi, perwakilan DPC dari kabupaten Sampang, Pamekasan dan Sumenep.

Selain itu, ratusan kader dan simpatisan PPP memadati ruang acara.

 

Sumber : http://www.beritasatu.com/politik/389851-ppp-optimis-tembus-3-besar-pemilu-2019.html

PPP Optimis Santri Bisa Berprestasi

TRIBUNNEWS.COM, PAMEKASAN – Wakil Sekjen DPP PPP yang juga anggota DPR RI Achmad Baidowi melaksanakan serap aspirasi di LPI Darul Ulum Ponpes Banyuanyar Pamekasan Madura, Jawa Timur, Sabtu (13/8/2015).

Dia bersilaturahmi dan mendengarkan masukan dari kader partai berlambang ka’bah itu.

Hadir juga Pengasuh pondok pesantren Banyuanyar yang juga wakil ketua majelis syariah DPP PPP KH. Muhammad Syamsul Arifin, Dewan Pengasuh Banyuanyar KH. Solahudin al Ayubi, ulama dan simpatisan partai.

Kiai Syamsul Arifin tampak bahagia lantaran Baidowi yang akrab disapa Awiek ini sudah dilantik sebagai anggota DPR, sesekali tertawa saat memberikan sambutan.

Dia berharap Awiek bisa memberikan manfaat kepada masyarakat Madura.

“Semoga bisa mensejahterakan masyarakat Madura, sebagaimana ajaran agama Islam, Kadang ada juga yang berjanji kalau saya terpilih,” kata kia Syamsul disambut tawa kader PPP di Banyuanyar, Palengaan,pamekasan, Sabtu (13/8/2016).

Sementara Awiek menjelaskan tugas dan wewenang sebagai anggota DPR.

Dia meminta kepada seluruh kader PPP menyampaikan aspirasi daerah masing- masing.

“Meskipun diluar tupoksi kami siap menyampaikan, kami sebagai santri harus siap berjuang dan memebesarkan umat islam,” tegas Awiek.

Di hadapan kader PPP Awiek banyak bercerita tentang kehidupan waktu di pesantren.

Menurutnya meskipun fasilitas terbatas tetap semangat. Awiek berharap muncul Generasi pesantren yang ahli dalam berbagai bidang. Bahkan pihaknya pun optimistis santri bisa berprestasi meskipun dengan fasilitas terbatas

“Kita jangan sampai terpaku pada satu tempat tapi harus punya cita-cita, harus lebih maju,” tegasnya.

Setelah silaturahmi dan serap aspirasi banyak kader meminta foto bersama. Memakai sarung dan kemeja hijau Awiek tampak berbincang santai dengan para kader PPP di halaman pondok pesantren Banyuanyar.

Editor: Hasanudin Aco