Baidowi Minta FKMSB Bersinergi Dengan Organisasi Lain

Surabaya | Berorganisasi sangat dibutuhkan oleh generasi muda, tentu untuk mengasah kemampuan dalam segala hal. Banyak pemimpin nasional lahir dari sebuah organisasi yang bisa dijadikan contoh.

Anggota DPR RI Ach Baidowi (Awiek) meminta, dalam berorganisasi jangai sampai menjelek jelekkan organisasi lain. Hal itu disampaikan Awiek di UIN Sunan Ampel Surabaya, Sabtu 4 Februari 2017.

“Ketika terjun dalam organisasi jangan sampai menjelek jelekkan organisasi serupa lainnya. Karena belum tentu lebih baik,” kata alumni mantan ketua FKMSB dua pereode ini.

Organisasi mahasiswa, kata Awiek, harus saling mendukung dalam segala hal. Bahkan, ketika ada agenda bisa mengundang anggota organisasi laiinya. Terlebih, organisasi alumni berbagai pondok pesantren di Indonesia.

“Organisasi santri harus saling bersinergi, harus saling mendukung,” tegasnya.

Sementara wakil bupati Pamekasan Kholil Asyari mengatakan, sejatinya setiap orang harus bisa mengendalikan perbuatan dengan akal sehat.

“Ketika mau bertindak akal harus didahulukan, Insallah tindakan kita lebih baik,” kata ketua pengurus Pondok pesantren Darul Ulum Banyuanyar ini.

Anggota DPR Minta Santri Terus Belajar

Anggota DPR Minta Santri Terus BelajarSurabaya: Wakil Sekretaris Jendral (Wasekjen) DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Ach Baidowi (Awiek) menghadiri Rakornas dan Milad ke XVII Forum Komunikasi Mahasiswa Santri Banyuanyar (FKMSB) di UIN Sunan Ampel Surabaya, Jawa Timur.

Anggota Komisi II DPR RI ini meminta santri terus mengasah kemampuan dalam segala bidang supaya bisa berkontribusi positif kepada masyarakat. Menurut dia, kedepan banyak tantangan yang harus dihadapi.

“Teman-teman santri teruslah belajar, asah kemampuan. Mahasiswa harus mengambil peran lebih jauh dalam kehidupan berbangsa,” hal itu disampaikan Awik di UIN Sunan Ampel Surabaya, Sabtu 4 Februari 2017.

Awiek yang pernah memimpin FKMSB ini mengaku, santri sudah banyak yang tampil dalam kepemimpinan nasional. Tapi masih banyak peluang yang harus direbut. Menurutnya, butuh kerja keras dan ihlas dalam setiap usaha.

“Peran lebih besar yang harus dimainkan santri masih banyak. Kalau dilegislatif alhamdulilah sudah mendingan,” imbuhnya.

Menjadi anggota DPR tidak pernah terpikirkan oleh Awiek, bahkan pria kelahiran Banyuwangi ini ingin menjadi dosen. Menurut dia, terpenting mahasiwa mempunyai kemauan yang kuat untuk belajar.

“Kita harus menikmati sebuah proses , teman teman harus menyiapkan diri,” tegas alumni Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta ini.

Pewarta: Slem

Editor: Bakir

PPP Optimis Santri Bisa Berprestasi

TRIBUNNEWS.COM, PAMEKASAN – Wakil Sekjen DPP PPP yang juga anggota DPR RI Achmad Baidowi melaksanakan serap aspirasi di LPI Darul Ulum Ponpes Banyuanyar Pamekasan Madura, Jawa Timur, Sabtu (13/8/2015).

Dia bersilaturahmi dan mendengarkan masukan dari kader partai berlambang ka’bah itu.

Hadir juga Pengasuh pondok pesantren Banyuanyar yang juga wakil ketua majelis syariah DPP PPP KH. Muhammad Syamsul Arifin, Dewan Pengasuh Banyuanyar KH. Solahudin al Ayubi, ulama dan simpatisan partai.

Kiai Syamsul Arifin tampak bahagia lantaran Baidowi yang akrab disapa Awiek ini sudah dilantik sebagai anggota DPR, sesekali tertawa saat memberikan sambutan.

Dia berharap Awiek bisa memberikan manfaat kepada masyarakat Madura.

“Semoga bisa mensejahterakan masyarakat Madura, sebagaimana ajaran agama Islam, Kadang ada juga yang berjanji kalau saya terpilih,” kata kia Syamsul disambut tawa kader PPP di Banyuanyar, Palengaan,pamekasan, Sabtu (13/8/2016).

Sementara Awiek menjelaskan tugas dan wewenang sebagai anggota DPR.

Dia meminta kepada seluruh kader PPP menyampaikan aspirasi daerah masing- masing.

“Meskipun diluar tupoksi kami siap menyampaikan, kami sebagai santri harus siap berjuang dan memebesarkan umat islam,” tegas Awiek.

Di hadapan kader PPP Awiek banyak bercerita tentang kehidupan waktu di pesantren.

Menurutnya meskipun fasilitas terbatas tetap semangat. Awiek berharap muncul Generasi pesantren yang ahli dalam berbagai bidang. Bahkan pihaknya pun optimistis santri bisa berprestasi meskipun dengan fasilitas terbatas

“Kita jangan sampai terpaku pada satu tempat tapi harus punya cita-cita, harus lebih maju,” tegasnya.

Setelah silaturahmi dan serap aspirasi banyak kader meminta foto bersama. Memakai sarung dan kemeja hijau Awiek tampak berbincang santai dengan para kader PPP di halaman pondok pesantren Banyuanyar.

Editor: Hasanudin Aco