Mbah Moen dan Kader PPP Ikutan Pakai Sorban ala Romahurmuziy

Gaya sorban melilit di leher ala Ketum PPP Romahurmuziy (Rommy) diikuti kader PPP lainnya. Bahkan Ketua Majelis Syariah DPP PPP KH. Maimoen Zubair (Mbah Moen) dan para kader PPP mengikuti tren tersebut.

Hal itu terlihat pada acara Munas Alim Ulama Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Hotel Patra, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (13/4/2018). Mayoritas peserta memakai kemeja putih dengan sorban motif kota-kotak berwarna hijau melilit di leher.

Bermula dari tampilan Rommy di beberapa alat peraga yang tampil kasual dengan sorban hijau melilit di leher. Ketum effect, begitu kader PPP menyebutnya.

Wakil Sekjen DPP PPP Achmad Baidowi (Awiek), dalam keterangan tertulisnya, menceritakan maksud pemakaian sorban hijau tersebut. Menurutnya hal itu sebagai simbol religius yang dipahami generasi millennials.

Menurut Awiek, PPP sebagai partai yang memadukan tradisi lama dan tradisi baru mencoba beradaptasi dengan generasi millennials yang jumlahnya mencapai 40% dari pemilih.

“Ada masukan dari pakar mode bahwa simbol Islam yang mudah dipahami oleh anak-anak muda adalah sorban. Maka dari itu kita coba dan rupanya menarik juga,” cerita anggota Komisi II DPR ini.

Untuk memenuhi kebutuhan sorban yang terbatas, pihaknya mencari ke sejumlah pengusaha konveksi. Ternyata stok di pasaran terbatas, sehingga harus dilakukan pemesanan jauh-jauh hari.

“Rupanya Ketum effect ini menjangkiti kader PPP di seluruh Indonesia,” tuturnya.

Wakil Sekretaris DPW PPP Jawa Tengah Arif Sahudi juga mengaku awalnya sempat canggung menggunakan sorban. Namun, setelah mencoba ternyata ada gairah baru di lingkungan PPP.

“Inilah cara deferensiasi PPP dengan parpol lain. Tampil elegan dan religius,” tutur mantan Ketua DPC PPP Solo ini.

Apakah ini sebagai tanda-tanda kebangkitan PPP? Baik Awiek maupun Arif enggan berspekulasi lebih jauh. Hanya saja, memang diakui bahwa geliat kader PPP di seluruh Indonesia mulai meningkat.

“Mudah-mudahan geliat kader yang mulai meningkat ini berdampak positif bagi PPP,” ujar Arif.

Selain sorban, yang baru dari PPP adalah slogan sepuluh lewat sepuluh. Pada pemilu kesepuluh, PPP mendapatkan nomor urut 10 dan diharapkan perolehan suara melewati angka 10%. (Detik.com)