PPP Minta Seluruh Anggotanya di DPRD Sosialisasikan Program Jokowi

Achbaidowi.com – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) meminta seluruh anggotanya di DPRD untuk menyosialisasikan program Presiden Joko Widodo kepada masyarakat.

Untuk itu, PPP akan menyelenggarakan workshop nasional dengan mengundang sekitar 1.200 anggota DPRD dan pengurus Dewan Pimpinan Wilayah PPP dari seluruh Indonesia.

Workshop akan digelar di Hotel Mercure, Ancol, pada 13-15 Mei, dengan turut mengundang Presiden Joko Widodo dan para menteri kabinet kerja.

“Kenapa kami mengundang anggota DPRD, ada presiden dan menteri? Untuk dapat gambaran dari pemerintah, apa capaian atau kebijakan yang sudah dicapai pemerintah. Khususnya program yang bersentuhan di masyarakat,” kata Wakil Sekjen PPP Ahmad Baidowi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (11/5/2018)

Melalui 1.200 anggota DPRD PPP di seluruh Indonesia, diharapkan sosialisasi kebijakan pemerintah bisa segera tersampaikan ke masyarakat. Sebab, seluruh anggota DPRD PPP mewakili konstituen yang jumlahnya mencapai 8 juta orang.

“Ini membantu DPP sosialisasi ke masyarakat khususnya konstituen PPP, yakni ulama dan pesantren, kaitannya dengan program pemerintah dan sikap politik PPP di Pemilu 2019,” kata Baidowi.

Baidowi mengatakan, Presiden Jokowi sudah memastikan akan hadir. Kepala Negara akan memberikan sambutan sekaligus membuka acara.

“Konfirmasi beliau sudah siap hadir. Terakhir sudah kami koordinasi tadi dengan pihak protokol Istana,” kata Baidowi.

Sementara itu, menteri yang sudah memastikan akan hadir adalah Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Keuangan Sri Mulyani, dan Menteri Agama yang juga kader PPP Lukman Hakim Saifuddin.

Ketiga menteri akan memberikan materi mengenai kerja kementerian mereka selama ini kepada para anggota DPRD PPP.

PPP mewajibkan seluruh anggotanya di DPRD untuk hadir.

“Kegiatan ini menjadi syarat bagi anggota DPRD PPP untuk dicalonkan kembali dalam pemilu berikutnya. Kalau enggak datang, berarti sudah tidak mau atau tidak bersedia jadi caleg PPP lagi,” kata Baidowi. (Kompas.com)